Kita dulu .
Kau masih ingat
bagaimana kita dulu ?
Kita selalu bersama
.
Kau selalu
menanyakan padaku jika aku kebingungan bagaimana aku pulang karna kita
sama-sama tau hari juga sudah sangat malam bagi seorang remaja sepertiku .
"Gimana pulangnya de?"
Dan aku hanya
menjawab sambil berharap dalam hati kau dapat mengantarku pulang .
"Ga tau bang ."
Dan mulutmu mulai
terbuka dan ungkapkan 1 kalimat yang selalu mampu membuatku terbang kelangit ke
8 .
"Ayoklah abang
antar de"
Dan aku pun mulai
menjawab "Ok bang ."
Setelah itu kau
mulai mengeluarkan motormu dari dalam Gereja dan menghidupkannya
Lalu kau
berkata "Naik de ."
Seketika itu juga
aku langsung naik
Andai kau dapat
melihat bagaimana berseri-serinya wajahku
saat itu
Tapi akupun
terkadang tak ingin kau melihatnya karna aku sangat malu
Senyap
Itu yang kutau saat
awal perjalanan kita mengarungi malam
Yang terdengar
hanya bunyi motormu dan kendaraan lainnya
Dan tak lupa juga
hembusan angin yang selalu saja membrantakkan rambutku
Ehhhmmm,,,, aku mulai
merasakan aroma
parfummu yang khas dan selalu menggugah indera
penciumanku .
Aromanya tak
menyengat tapi sangat menenangkan .
Kau, yaa kau
mulai becerita .
Kau mulai menanyakan bagaimana sekolahku,
kegiatanku dan kabar kedua orangtuaku .
Aku juga melontarkan
pertanyaan yang sama padamu .
Dan aku mulai
berpikir ini awal yang baik .
Rasanya aku ingin
malam terus berlarut dan tak mengizinkan mentari datang menyinari .
Karna aku masih
ingin berlama-lama dengan suasana ini dan juga dirimu .
Lalu kau mulai bercerita tentang
duniamu .
Kau sangat terbuka
padaku .
Padahal kita baru
saja dekat .
Tapi aku merasa,
kau menaruh kepercayaan besar
padaku .
Dan aku senang akan
hal itu .
Oya, aku juga
mulai meresponi
ceritamu tentang duniamu dengan antusias .
Akupun juga turut bercerita tentang duniaku
dan kau merespon dengan sangat dewasa , hal itu sangat kusukai darimu .
Seperi itulah terus
malam-malam yang kita lewati .
Kita tertawa bersama, bercerita bersama dan
menumpahkan segala emosi kita bersama .
Sungguh indah dan menyegarkan jiwa
dan pikiranku .
Lalu, bagaimana
tentang hujan
kita ?
Aku masih ingat waktu itu saat kita mengarungi
malam, tiba-tiba hujan datang dengan semangatnya membasahi kita pada saat malam
yang dingin itu merangkul kita .
Kau memberiku mantelmu .
Aku tak tega
melihat kau basah .
Akhirnya aku kembangkan mantel itu dan
mulai menutupi tubuhmu dari belakang .
Setidaknya kau tidak terlalu basah .
Sungguh tak tega
aku melihatmu kebasahan .
Dari situ aku ambil
1 kesimpulan .
Kau adalah pria yang sangat menjaga wanita
dengan semampumu dan dengan sebaik mungkin .
Kau adalah pria pelindung .
Begitulah
malam-malam kita .
Sampai diakhir penghujung tahun 2011 untuk
memulai tahun 2012 , kau berubah .
Kau berubah 180% .
Sampai-sampai aku merasa ini hanyalah sebuah
mimpi belaka .
Kau menjauh .
Tak pernah lagi
kudengar kalimatmu
"Gimana pulangnya de?"
Jarang, jarang
sekali !
Aku bingung .
Aku tak tau mengapa
seperti itu .
Berulang kali
kucoba bertanya pada hatiku "Apa salahku ? Apa yang aku perbuat
hingga dia seperti ini ?"
Kalimat itu terus
kulontarkan pada dirku sendiri .
Tapi tetap tak kutemukan jawaban .
Kau menjauh !
Kau menghindar dariku .
Ada apa ini Tuhan ?
Aku mencoba
membangun komunikasi padamu .
Namun kau acuh tak acuh
.
Tapi, disetiap
kesempatan mataku sering menangkap basah matamu sedang memperhatikanku .
Mengapa dirimu ?
Apa yang terjadi
padamu ?
Karna aku lelah tak
menemukan sebab mengap kau seperti itu padaku, aku mulai menjauh .
Aku mulai menghentikan komunikasiku padamu .
Aku mulai berhenti memberimu semangat di pagi
hari setiap kau mau memulai aktifitasmu .
Tapi apa yang
kutemukan ?
Kau kembali datang dalam hidupku dan mulai
mendekatiku .
Senyummu dan tatapanmu kembali hangat untukku
.
Kau tau apa yang
kurasa ?
Aku bahagia !
Dan lagi-lagi aku terbang kelangit ke 8 .
Meski kita tak
dapat mengarungi malam sesering dulu .
Karna aku tau, kau
sibuk dengan kuliahmu .
Aku tau orsng yang duduk dibangku perkuliahan
lebih sibuk dibandingkan aku yang masih duduk dibangku sekolah .
Tak apa bagiku .
Asal kau tetap indah dan tetap hangat untukku
.
Karna hal kecil itu saja sudah cukup untukku .
Yaa .
Seharusnya aku
paham kau sangat sibuk .
Tapi terkadang aku
ingin seperti dulu .
Untung saja dibeberapa kesempatan, kita diberi
Tuhan kembali waktu untuk bersama mengarungi malam .
Meskipun kita mulai
diam-diaman .
Mungkin karna kita
sudah terlalu lama tak mengarungi malam bersama lagi .
Perhatianmu masih tetap dapat kurasakan .
Contohnya saja
beberapa malam yang lalu .
Kebetulan aku dari
sekolah langsung ke Gereja untuk GR .
Dan semua selesai
tepat jam 22.30 .
Itu sudah larut
malam bagiku .
Dan kau waktu itu bersedia mengantarku .
Aku juga masih ingat kau memakai kaos
warna biru :D
Warna favoritkuu .
Kau mulai
mengeluarkan keretamu dan mulai menghidupkannya .
Lalu kau
berkata
"Naik de ."
Kata-kata yang sama
seperti malam-malam KITA DULU .
Tak banyak kata
saat awal-awalnya .
Setelah beberapa menit kemudian perjalanan
kita melewati jalan kenangan karna hanya kau yang mengantarku lewat jalan ituu
.
Kau berkata "De, ga
kedinginan kam ?"
"Engga bang . Gapapa kok ."
"Kalo kam kedinginan, biar kukasi
jaketkuu . Betul ga kedinginan kam ?"
Aku dengan perasaan
yang lagi *ngefly* hanya
dapat tersenyum berseri-seri dibelakangmu sambil berkata "Iya bang gapapa . Kam aja yang
pake ."
Dan kau mulai
menasihatiku yang kutau itu maksudnya baik untukku
"Lain kali kalo udah tau pulang malam
bawa jaket yaa ."
Aku hanya menjawab
singkat karna aku lagi dalam keadaan *ngefly*
"Iya bang . Pasti "
Hahaha :D
Lucu sekali
memikirkan hal itu .
Tapi itu sangat
menarik bagiku .
Ditengah
perjalanan, kita melewati sesuatu yang tak kutau kusebut apa benda itu .
Yang pasti kita
melewati itu karna kau tidak terlalu jelas melihatnya .
Lalu aku
berkata "Ga
kam pake kacamata kam bang ?"
"Engga de . Emang kalo udah malam, ga
nampak aku ."
Dengan mencoba
menasihati seperti yang dia lakukan tadi aku mulai berucap
"Lain kali kam pake kacamata kam bang .
Entar kalo kenapa-kenapakam di jalan gimana ."
Dan kam juga
menjawab singkat sama sepertiku .
"Iya de ."
Dan terasa waktu
cepat sekali berlalu, kita akhirnya sampai di rumahku .
Kau selalu tak
ingin buru-buru pulang .
Karna aku tau prinsipmu pasti harus permisi
dulu sama ortuku .
Kau mulai berbicara
pada Ayahku
"Permisi yaa Pak ."
Dan Ayahku menjawab
,"Iyaa
. Hati-hati yaa ."
HAHAHA .
Aku juga mulai mengucapkan terimakasih padamu
karna telah mengantarku .
"Makasii yaa bang . Hati-hati kam bang .
"
"Iyaa de . "
Lalu kau
mulai lenyap
dari pandanganku .
Itulahh cerita kita
.
Kuharap tahun 2013
nanti cerita kita akan lebih INDAH, HANGAT dan MENARIK .
Yaa .
Aku berharap seperti itu .
Meskipun
kemungkinan aku takkan disini lagi .
Di kota indah yang penuh cinta dan yang telah
mempertemukan aku denganmu .
Tapi cerita kita
akan tetap selalu kukenang dihati.
Takkan pernah
kulupakan sepuing
ceritapun .
Karna kau selalu INDAH dan HANGAT dihati
dan pikiranku .
Apakah kau juga
sependapat dengankuuu ?
Aku berharap begitu
.
Tapi tanpa kau
ucapkan pun aku tau .
Karna semua dapat terbaca lewat SENYUM dan
TATAPAN sendu hangatmu itu .
Tertanda :
*KITA yang DULU dan KITA yang SEKARANG*
:D
( Y & J ) :')
#PISCES dan #TAURUS :)

4 komentar:
Di kota indah yang penuh cinta dan yang telah mempertemukan aku denganmu . :'(
Ahahaha :')
Iyaa .
Tapi semenjak kejadian siang tadi, mungkin tulisan itu hanya jadi SAMPAH .
Tulisan itu sama kaya playlist di handphonemu. Yang sewaktu-waktu kau putar ketika kau merindukan satu lagu.
Gitu juga tulisan. Ketika kau merindukan kisah yang pernah kau tuliskan, kau masih bisa membuka tulisan itu untuk membacanya.
Jadi tulisan itu bukan sampah, tapi kenangan tertulis :D
Haha :')
sudah.sudah .
Itu sudah berlalu .
Ada kisah baru yang harus kujalani .
Kisah yang mungkin akan jauh lebih baik dari kisah yang lama .
Kisah yang mungkin akan memberi lebih bnyak goresan tawa daripada goresan tangisan .
Posting Komentar