Sungguh, sorot mata yang tak pernah berubah dari anak laki-laki yang pernah selalu singgah di hati
Tak lekang oleh jarak ribuan hari dimana terakhir ku melihatmu
Sungguh, senyuman itu tak pernah berubah setiap kali bibirmu mengatupkan kedua permukaannya
Ada bagian di dalam diri yang terus menghela nafas setiap kali mengingat wajahmu
Kita di sebuah sofa tua berhadapan dengan segelas minuman berwarna, terus terjeda sambil memangku tangan
Siapa menyangka bahwa bertemu kembali seperti hal yang tidak pernah berani kuterka sebelum-sebelumnya
Siapa yang tahu bahwa kita menatap langit yang sama, dalam satu kota yang sama
Keluhanmu berkata aku berlebihan, aku saja masih mencoba menyadarkan diri apakah ini benar terjadi
Sungguh aku antusias untuk bisa kembali berbincang denganmu mengenai bagaimana kau menjalani hidupmu
Atau mungkin sekedar duduk sambil berhadapan dan terdiam memandangi wajah yang sungguh tiap garis dan bentuknya masih dapat kubayangkan
Alam liar pikiranku mulai berbisik "bolehkah aku menjabat tangannya? atau sekedar berswafoto atau gilanya, bolehkah aku memeluknya"
Sebenarnya tidak ada kata-kata yang sesuai untuk melukiskan betapa dirimu tak pernah hilang secuil pun, dan selalu indah dalam hidup
Kau berada ditempat dimana tidak ada yang bisa mengganti posisi itu
Kau, anak laki-laki ditahun 2006 yang membuatku ingin mengenalmu lebih dari sekedar tahu bahwa kau suka memakai kaos putih dibalik seragam putih merahmu
Rabu, 20 Oktober 2021
Bertemu Kembali
Jumat, 27 September 2019
Mari Kita Berbahagia
Mari kita menemukan bahagia, dan bertemu di lain waktu
Langkahnya terus melaju beriringan denganku
Irama langkah yang sama, irama hati yang sejalur
Kita berjalan, kita berlari, kita termenung
Apa yang sedang dijalani, hanya sekedar lalu tanpa kepastian
Aku berhenti, mengambil jeda sejenak
Berbahagialah, tuliskan kembali bahagia yang selama ini kita cari
Nyatanya imajiku pudar, nyatanya harapmu tak sesuai
Mata yang indah, kini mulai sayup
Pergi ditelan malam, terhempas ke dasar terdalam
Mari habiskan malam ini, mari bertemu di lain hari
Saat kita telah sama-sama bahagia
Jakarta, 27 September 2019
Taeyeon - All About You
Sabtu, 14 September 2019
Senja Bersekat Malam
Hujan mencintaimu dengan sabar
Langit memelukmu hangat
Jalanan itu kamu lewati begitu lincah
Derap langkahmu terdengar penuh gairah
Aku tahu benar, tujuanmu menuju kesana
Tampak jelas matahari masih bersembunyi
Suara jangkrik terdengar riuh-riuh kecil
Payung biru tua itu tergantung disana
Erat dipegang oleh jemari lentiknya
Dia tahu benar, seutuh hatinya sedang menuju kemari
Lampu jalan ada satu-satu namun berjarak jauh
Sepatu hitam itu berpijak dijalan yang basah
Gemericik air terdengar
Suara tawa kecil yang manja memecah keheningan
Terdengar namun jauh
Aku tahu tujuanmu adalah senja
Dia tahu tujuan seutuh hatinya adalah malam
Sekat itu tipis, layaknya angin mengibas rambutmu
Matahari merayuku menikmatinya denganmu
Bulan meminta kamu menemaninya
Akhirnya mereka hanya bisa tertawa karena lagi-lagi alam semesta sedang menjebak mereka
26 Agustus 2019
Bekasi, Jawa Barat
note: Sebulan disini dan belum pernah kulihat hujan turun
Aku rindu, rindu bercumbu dengan kata-kata ditemani gerimis hujan dan playlist favoritku di Spo****
Langit memelukmu hangat
Jalanan itu kamu lewati begitu lincah
Derap langkahmu terdengar penuh gairah
Aku tahu benar, tujuanmu menuju kesana
Tampak jelas matahari masih bersembunyi
Suara jangkrik terdengar riuh-riuh kecil
Payung biru tua itu tergantung disana
Erat dipegang oleh jemari lentiknya
Dia tahu benar, seutuh hatinya sedang menuju kemari
Lampu jalan ada satu-satu namun berjarak jauh
Sepatu hitam itu berpijak dijalan yang basah
Gemericik air terdengar
Suara tawa kecil yang manja memecah keheningan
Terdengar namun jauh
Aku tahu tujuanmu adalah senja
Dia tahu tujuan seutuh hatinya adalah malam
Sekat itu tipis, layaknya angin mengibas rambutmu
Matahari merayuku menikmatinya denganmu
Bulan meminta kamu menemaninya
Akhirnya mereka hanya bisa tertawa karena lagi-lagi alam semesta sedang menjebak mereka
26 Agustus 2019
Bekasi, Jawa Barat
note: Sebulan disini dan belum pernah kulihat hujan turun
Aku rindu, rindu bercumbu dengan kata-kata ditemani gerimis hujan dan playlist favoritku di Spo****
Langganan:
Postingan (Atom)
