Hot Pink Pointer Wavy Tail

Selasa, 30 Oktober 2012

Kasihku Bersembunyi Dibalik Senyum Tak Berdosanya

Tersungkur aku dalam pekatnya malam .
Bertelut aku diatas tanah yang basah oleh hujan disudut mataku .
Tak kusangka sekejam ini kau permainkan aku .
Bersandiwara kau layaknya sang pemain sandiwara yang profesional .

Begitu lihai kau menerjemahkan lakonmu padaku .
Sampai-sampai tak sadar kudalam ketidaktauanku .
Seakan semua skenario telah tersusun rapi sehingga kau hanya tinggal melakonkannya saja .
Aku pikir kau tulus mencintaiku .
Aku pikir, aku adalah segalanya untukmu .
Tapi apa?
Semuanya berubah sekejap seperti sihir .
Kasihku bersembunyi dibalik senyum tak berdosanya .

Kau berikan padaku senyum tak berdosa, dan kau beri padanya senyum setulus hati.
Apa bedanya aku dengan dia?
Mengapa kau tega berlakon dengan lihai didepan mataku?

Kau tau?
Aku lebih merasa sakit !
Rapuh !
Telah bersikap baik aku selama ini padamu ,
telah mengalah aku atas semua ego duniamu
Dan aku telah berkorban waktu , tenaga terlebih-lebih perasaan !
Tak bisakah kau kecam dalam hatimu wahai kasihku?
Tak bisakah hati kecilmu menerjemahkannya?
Sia-sia semua apa yang aku lakukan untukmu .

Kasihku, aku akan pergi .
Karna sudah terlalu lelah aku menghadapi luapan egomu .
Lelah aku menghadapi dirimu yang kekanak-kanakan .

Aku akan pergi kasihku .
Meskipun hati ini masih menyayangimu .
Tapi aku juga tak ingin berlarut lebih lama lagi dalam lautan ego dan kekanak-kanakanmu .

Kenanglah aku kapanpun engkau mau .
Tapi kumohon , jangan harap kuakan kembali mengarungi cerita bersamamu kasihku .

0 komentar:

Posting Komentar