Wanita itu memang perasa
Lebih baik pergi atau bertindaklah seperti orang asing
Mungkin pria itu kira semua ini semudah yang ia pikirkan
Kenyataannya ...
Aku selalu ingin menjalin hubungan yang baik
Tapi anda membuat tembok setinggi-tingginya
Aku melangkah anda tetap di tempat
Tapi belakangan, mundur sendiri
Anda selalu datang disaat dimana wanita itu menjalani hidup dengan baik
Lalu seketika anda pergi lagi
Tahun depan datang lagi terus pergi lagi
Begitu saja yang terus terjadi selama 3 tahun ini
Aku bosan
Anda punya magnet yang selalu menarik
Ya intinya pergilah
Ah iya anda memang sudah pergi
Padahal baru saja aku berniat berbincang-bincang dengamu
Aku tau porsiku
Dan anda harusnya juga tau
Jangan buat situasi yang sama untuk kedua kalinya
Mau salahkan aku?
Kembali ke kalimat paling atas
Ibaratkan menyeruput secangkir teh hijau saat senja
Kunikmati nikmatnya sementara
Malam menyeruak, nikmatnya hilang
Lebih baik pergi atau bertindaklah seperti orang asing
Mungkin pria itu kira semua ini semudah yang ia pikirkan
Kenyataannya ...
Aku selalu ingin menjalin hubungan yang baik
Tapi anda membuat tembok setinggi-tingginya
Aku melangkah anda tetap di tempat
Tapi belakangan, mundur sendiri
Anda selalu datang disaat dimana wanita itu menjalani hidup dengan baik
Lalu seketika anda pergi lagi
Tahun depan datang lagi terus pergi lagi
Begitu saja yang terus terjadi selama 3 tahun ini
Aku bosan
Anda punya magnet yang selalu menarik
Ya intinya pergilah
Ah iya anda memang sudah pergi
Padahal baru saja aku berniat berbincang-bincang dengamu
Aku tau porsiku
Dan anda harusnya juga tau
Jangan buat situasi yang sama untuk kedua kalinya
Mau salahkan aku?
Kembali ke kalimat paling atas
Ibaratkan menyeruput secangkir teh hijau saat senja
Kunikmati nikmatnya sementara
Malam menyeruak, nikmatnya hilang

0 komentar:
Posting Komentar