Ah aku meracau lagi di tengah malam
Imajinasi liarku meningkat setiap kali aku bermimpi dirimu
Kata orang, ketika kau memimpikan seseorang maka ia sedang memikirkanmu
Ah, pikirku persetan dengan itu
Aku hanya tau, memeluknya dengan doa-doa ku tiap malam, itu sudah cukup ampuh
Berteriak aku dalam hati, merangakai setiap kata yang ingin diutarakan
Namun seketika semuanya lenyap, lenyap bersama tatapan mata cokelat itu
Terpaku dengan senyum bibirnya yang membuatku terdiam terbujur kaku
Dia seperti seorang zombie yang siap membunuh
Tapi sebelum dia beraksi, akulah yang lebih dulu mati dibuatnya
Ah pikirku
Aku bisa gila jika seperti ini
Aku seperti berenang-renang di lautan hatinya
Sebelum ku sentuh sisi hatinya, aku sudah tenggelam di dalamnya
Hanyut bersama khayalan liarku, namun doa-doaku tetap memeluknya erat

2 komentar:
This one so 'Crazy'. You definitely grow up with words.
Terimakasih, Kak Tyooo
Posting Komentar