Hujan ini akan tetap sama .
Meskipun kau nanti jadi milikku .
Ataupun hanya menjadi hiasan kelabu .
Kupastikan semua akan tetap sama .
Langit biru itu akan tetap sama .
Meskipun kau hanya mimpi malam, ataupun kenyataan siang .
Tak kan ada yang berubah .
Merajut asa dalam kelamnya gelap .
Mencoba memasuki dimensi hidupmu meski kutau semua hanya sia-sia .
Bualankah ini ?
Ini jujur dari hati .
Jarak berpuluh meter menjadi teman setia .
Hanya mampu memandang dari jauh sekalipun semua tampak tak jelas .
Tapi hati sangat jelas melihatmu .
Rasa akan tetap sama .
Meskipun bulan akan bersinar pada siang hari .
Ataupun matahari kan memancarkan kekuatan sinarnya pada malam hari .
Kupastikan rasa ini akan terus terjaga .
Terkecuali kau minta aku untuk menghapusnya .
Rangkaian kata mungkin hanya genggaman pasir .
Tapi genggaman pasir ini yang membuatku tetap menggenggammu erat meski dalam ilusi .
Sama .
Hujan, langit dan rasa akan tetap sama .
Walaupun merapuhkan raga, menyakitkan hati .
Karna aku akan tetap tersenyum bahagia meskipun kau jadi milikku atau tidak .
Jarak ini akan membuatku mampu melihatmu meskipun tak dapat kutarik untuk mendekat padaku .
Rasa ini konkret, tapi dirimu begitu abstrak .
Aku tulis saat dikelas, pagi hari tepat saat hujan~
Sabtu, 09 November 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar